BUMN dan Danantara Bangun 15.000 Hunian Sementara Bencana

bencana aceh sumatera
Daftar Isi

Dalam upaya mempercepat pemulihan pascapembengkakan bencana alam di Aceh dan Sumatera, pemerintah bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menggagas rencana pembangunan 15.000 unit hunian sementara (huntara) yang layak dan bermartabat bagi masyarakat terdampak. Program ini merupakan salah satu wujud nyata kontribusi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam membantu pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana.

Target Pembangunan dan Penyerahan Awal

Menurut rencana Danantara Indonesia yang dikutip dari laporan media nasional, dari total 15.000 unit huntara, 500 unit huntara ditargetkan siap huni pada awal tahun 2026. Pembangunan tahap awal tersebut dilaksanakan di wilayah Aceh Tamiang dan didukung oleh kolaborasi berbagai BUMN, termasuk BUMN karya sebagai pelaksana konstruksi serta BUMN lain dalam penyediaan infrastruktur dasar seperti listrik dan akses internet.

Dana untuk pembangunan huntara ini bersumber dari sinergi CSR dan pembiayaan bersama antara BUMN serta lembaga keuangan seperti Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), sedangkan lahan pembangunan sebagian besar disediakan oleh BUMN seperti PTPN Group.

Kolaborasi BUMN: Lebih dari Sekadar Bangun Rumah

Upaya pembangunan huntara ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik tempat tinggal, tetapi juga merupakan perwujudan kehadiran negara melalui BUMN untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana aceh sumatera. BUMN bergerak dalam berbagai peran, termasuk:

  • Pelaksanaan konstruksi modular huntara yang cepat selesai dan layak huni.
  • Penyediaan fasilitas dasar, seperti listrik, sanitasi, akses air bersih, tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya.
  • Kolaborasi lintas sektor BUMN Karya, PLN, Telkomsel, dan pembiayaan Himbara untuk mempercepat penyelesaian huntara yang memenuhi standar kebutuhan penghuni.

Hal ini mencerminkan sinergi nyata antar-BUMN sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan peran strategis mereka dalam kegiatan kemanusiaan dan pembangunan nasional.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Program pembangunan huntara ini penting karena memberikan harapan baru bagi ribuan keluarga yang kehilangan rumah akibat bencana hidrometeorologi ekstrem. Bencana tersebut melanda beberapa wilayah di Aceh dan Sumatera. Adanya hunian sementara yang layak menjadi fondasi awal bagi masyarakat untuk kembali menata kehidupan, merasa aman, serta melanjutkan aktivitas keseharian setelah masa tanggap darurat.

Dengan target awal 500 unit siap dihuni pada awal 2026, dan target jangka menengah 15.000 unit dalam beberapa bulan berikutnya, program ini menunjukkan komitmen pemerintah dan BUMN dalam memberikan respons cepat terhadap situasi darurat serta mempercepat fase pemulihan masyarakat pascabencana.

 

Artikel Lainnya

Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi saat acara WIES 2023 di Padang, Sumatera Barat

Lautan Baja Indonesia: Dari Hulu ke Hilir Bersama Perwira Steel

September 6, 2025
Besi Beton (Perwira)

Merek Besi Beton Terbaik: LS & PERWIRA Masuk Top 12

July 5, 2025

Jenis Billet Baja 3SP dan 5SP: Pengertian, Komposisi, dan Kegunaan

May 15, 2025

Download Company Profile