Di Balik Kamera: Cerita Perwira Steel Saat Diliput oleh TV Kompas

Daftar Isi

Ketika sorotan kamera televisi menyorot proses produksi baja dan cerita di balik industri logam nasional, ada satu momen bersejarah yang tak terlupakan bagi tim Perwira Steel. Liputan eksklusif oleh TV Kompas bukan sekadar tayangan dokumenter industri biasa — melainkan kisah nyata tentang dedikasi, inovasi, dan komitmen sebuah perusahaan nasional yang terus memperkuat pondasi industri baja Indonesia dari hulu hingga hilir.

Liputan ini memperlihatkan sisi lain dari dunia industri baja — dunia yang selama ini jarang terlihat oleh masyarakat luas. Dari lantai pabrik yang berdenyut dengan aktivitas, hingga ruang kontrol yang penuh dengan perangkat digital mutakhir, setiap sudutnya mencerminkan satu hal: profesionalisme dan semangat unggul khas Perwira Steel.

Awal Kisah: Undangan dari TV Kompas

Segalanya bermula ketika tim redaksi TV Kompas menghubungi pihak Perwira Steel untuk melakukan liputan mendalam mengenai ketahanan rantai pasok baja nasional. Dalam konteks ekonomi global yang sedang bergejolak, keberhasilan Perwira Steel menjaga stabilitas produksi dan distribusi menjadi sorotan tersendiri.

Tim televisi tertarik dengan bagaimana Perwira Steel — sebagai salah satu pemain penting dalam distribusi besi beton, baja WF, plat stainless, dan pipa baja — mampu menjaga suplai tetap lancar di tengah fluktuasi harga bahan baku dunia. Bagi mereka, ini adalah contoh nyata ketahanan industri nasional yang patut diangkat ke layar kaca.

“Kami ingin menampilkan sosok perusahaan yang tidak hanya menjual produk, tapi juga berkontribusi langsung terhadap pembangunan negeri,”
ujar salah satu produser Kompas TV dalam wawancara pra-produksi.

Hari Liputan: Dari Pagi Hingga Senja di Pabrik Perwira Steel

Liputan dimulai sejak pagi hari di salah satu pusat distribusi utama Perwira Steel. Suara langkah kaki kru televisi berpadu dengan deru forklift yang sedang memindahkan tumpukan besi beton SNI berdiameter 10 hingga 25 mm. Kamera mulai merekam setiap detail — dari proses pemeriksaan mutu, pencatatan barcode, hingga sistem logistik otomatis yang dikembangkan oleh tim internal Perwira Steel.

Setiap pegawai yang terlibat tampak penuh semangat, meskipun mereka sadar bahwa setiap gerak dan kata kini direkam kamera nasional. Namun justru di sanalah esensi dari budaya kerja Perwira Steel terlihat: konsisten, terukur, dan berorientasi pada mutu.

Di area produksi, sorotan kamera menelusuri proses cutting, bending, dan inspection. Kru TV Kompas tampak terkesima dengan tingkat efisiensi yang diterapkan — semua alat ukur dikalibrasi sesuai standar SNI dan ISO 9001, memastikan bahwa setiap batang baja memenuhi kriteria kekuatan tarik dan elastisitas sesuai kebutuhan proyek besar.

Sesi Wawancara: Filosofi di Balik Kekuatan Baja

Setelah pengambilan gambar di lapangan, sesi wawancara dengan manajemen Perwira Steel menjadi momen paling berkesan. Dalam segmen ini, Direktur Utama Perwira Steel menjelaskan filosofi sederhana namun mendalam:

“Kami percaya bahwa baja bukan hanya bahan bangunan. Ia adalah simbol kekuatan bangsa. Dari infrastruktur, jembatan, gedung tinggi, hingga rumah-rumah rakyat — semua berdiri kokoh berkat baja yang andal. Dan tugas kami di Perwira Steel adalah memastikan baja itu selalu tersedia dengan mutu terbaik.”

Pernyataan itu menggambarkan bagaimana visi Perwira Steel jauh melampaui bisnis. Perusahaan ini berperan aktif dalam menjaga kemandirian industri nasional, sekaligus berkontribusi terhadap program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Liputan juga menyorot komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan. Tim TV Kompas merekam area pengolahan limbah dan sistem daur ulang yang telah diterapkan untuk mengurangi jejak karbon. Semua ini menunjukkan bahwa industri baja nasional bisa maju tanpa mengorbankan kelestarian alam.

Momen Autentik: Ketika Kamera Menangkap Semangat Tim

Salah satu segmen paling menarik bagi kru TV Kompas adalah ketika mereka merekam proses kerja tim quality control (QC). Di ruangan ini, teknisi muda Perwira Steel dengan teliti memeriksa hasil uji tarik dan uji lentur dari setiap sampel besi beton.

Mereka menggunakan peralatan modern seperti Universal Testing Machine (UTM) untuk memastikan bahwa setiap batang besi memiliki kekuatan tarik minimal 420 MPa — sesuai standar SNI 2052:2017.

Salah satu teknisi, yang baru dua tahun bergabung, sempat diwawancarai secara spontan. Dengan senyum bangga, ia berkata:

“Saya tidak menyangka hasil kerja kami akan dilihat seluruh Indonesia. Tapi justru ini membuat kami makin semangat menjaga kualitas, karena yang kami hasilkan bukan sekadar produk, tapi kepercayaan.”

Kalimat sederhana itu menjadi penutup emosional di balik adegan pabrik yang bising — memperlihatkan sisi manusiawi dari industri yang sering dianggap kaku dan mekanis.

Proses Pasca-Produksi: Dari Footage Menjadi Inspirasi

Setelah dua hari penuh proses syuting, tim TV Kompas membawa pulang ratusan gigabyte footage. Mereka mengaku terkagum pada disiplin dokumentasi dan sistem digital yang dimiliki Perwira Steel, mulai dari pengarsipan data hingga otomasi laporan mutu berbasis cloud.

Proses editing dilakukan di Jakarta, dan beberapa minggu kemudian, hasil akhirnya tayang dalam program “Sorotan Industri Nasional” di Kompas TV. Tayangan berdurasi 20 menit itu menampilkan keseimbangan antara inovasi teknologi, tanggung jawab sosial, dan kekuatan sumber daya manusia Perwira Steel. Respons publik pun positif. Banyak pemirsa mengungkapkan rasa bangga melihat perusahaan nasional yang tumbuh mandiri dan profesional di tengah dominasi impor baja dari luar negeri

Makna di Balik Sorotan: Lebih dari Sekadar Liputan

Bagi Perwira Steel, liputan ini bukan sekadar publikasi media — melainkan pengakuan atas kerja keras seluruh tim dari divisi produksi hingga distribusi. Dalam industri yang kompetitif, kepercayaan publik adalah aset yang tak ternilai.

Sorotan dari TV Kompas memperkuat posisi Perwira Steel sebagai mitra strategis berbagai proyek nasional, mulai dari pembangunan jalan tol, pelabuhan, jembatan, hingga gedung bertingkat. Semua pihak kini semakin mengenal bahwa di balik baja kuat yang menopang infrastruktur negeri, ada semangat dan dedikasi dari Perwira Steel.

Semangat yang Tak Pernah Padam

Liputan “Di Balik Kamera: Cerita Perwira Steel Saat Diliput oleh TV Kompas” bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih besar. Sorotan media ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil di pabrik, setiap batang besi yang dikirim ke proyek, dan setiap inovasi yang dilakukan — semuanya bermakna.

Perwira Steel terus berkomitmen untuk menjadi pilar kekuatan industri baja nasional, menjaga mutu, memenuhi standar SNI, dan mendukung pembangunan Indonesia yang kokoh dan berkelanjutan.

Seperti yang dikatakan salah satu kru TV Kompas setelah proses syuting usai:

“Kami datang untuk meliput perusahaan baja, tapi yang kami temukan adalah cerita tentang semangat, ketulusan, dan visi besar tentang Indonesia yang kuat.” Dan memang, di balik setiap sorotan kamera, ada kisah nyata tentang kekuatan sejati — kekuatan Perwira Steel

Artikel Lainnya

Pemeriksaan Pra-Cor Dak: Ceklist Wajib Sebelum Cor Lantai

July 3, 2025
Standar SNI vs harga murah

Dari Pabrik ke Proyek: Perjalanan Besi Beton Perwira Steel dalam Pembangunan Nasional

November 15, 2025
Kesalahan Fatal dalam Konstruksi

Membedakan Jenis Baja Konstruksi: Panduan Praktis untuk Kontraktor dan Developer

December 15, 2025

Download Company Profile